lirik Super Junior – Andante (ROMANIZATION + INDO TRANS)

romanization

jami wa, jami wa, i jiteun nunmul kkeute kkeuti wa
nae bang, changmun bakk, gwanshim bakk
deung dollin chaero myeochil bami ga, ni gieoki

cheoeum biga naerin nal buteo, jeojeun majimak kkaji
ginagin teoneol sok, eodum do
kkum sogeseon jogeum cheoncheonhi seumi neunde

geudae ye gieok dolgo dora bwado, pihae galsu eobtneun geumal
he eojim ye kkeute dara, dashi dora, dashi dora
neurit neurit ssaha onsu manheun gamjeong do
neurit neurit dama on sumanheun chueok do
jogeum mandeo (neurit neurit) ijeul ge andante

iksuk haejin kkume chabun chabun hage ibyeoreul junbi hae, yeah
kkum sogeseo do geudae mameun
(Sungmin Ryeowook) tong bakkul suga eobt neunde, yeah
eonje jjeum ijeul su isseulkka, nuneul tteumyeon geumsae Thursday tto Tuesday
ijen shigan majeo bballa jyeo ga
(Leeteuk Kyuhyun) jogeum mandeo geudael dama dugo shipeunde

geunal ye gieok doldo dora bwado, pihae galsu eobtneun geugot
geudae ye jib ape dara, dashi dora, dashi dora
neurit neurit daga on ibyeol ye sungan do
neurit neurit meoreojin geudae ye maeum do
jogeum mandeo (neurit neurit)
(Ryeowook Kyuhyun) mideulge andante

chameuryeo hae bwado, eojjeol su eobshi cha olla shirin naye nun ape
seoseo hi go ideon, nunmul cheoreom, cheoncheonhi

geudae ye gieok dolgo dora bwado, pihae galsu eobtneun geumal
he eojim ye kkeute dara, dashi dora, dashi dora
neurit neurit ssaha onsu manheun gamjeong do
neurit neurit dama on sumanheun chueok do
eonjen ganeun (neurit neurit) ijeul ge andante
andante

Indo Trans

Tidur akan datang, tidur akan datang
Ia datang pada akhir dari air matanya banyak
Di kamarku, dari jendela Keluar bunga, ketika aku berbalik punggung
Kuhabiskan banyak malam dengan kenangan mu.

Berawal dari hari pertama bahwa hujan turun
Hingga hari membasahi terakhir
Kegelapan terowongan panjang
Dalam mimpiku, meresap perlahan-lahan

Tidak peduli berapa banyak aku kembali mengingatmu
Kata-kata, aku tidak bisa menghindari
Pada akhir perpisahan aku kembali, aku kembali
Perlahan, perlahan, menumpuk emosi
Perlahan, perlahan, yang terkumpul kenangan
Aku akan perlahan, perlahan-lahan melupakannya Andante

Dalam mimpi itu Aku sudah terbiasa
Hati-hati, hati-hatiaku akan mempersiapkan untuk memisahkan diri
Aku bahkan tidak bisa mengubah hati mu dalam mimpiku
Kapankah aku akan dapat melupakan mu
Saat aku membuka mata ku
itu sudah hari Kamis dan lagi, Selasa
Sekarang bahkan waktu berlalu dengan cepat
Ketika aku ingin kau tetap sedikit lebih banyak

Tidak peduli berapa banyak aku memutar kembali kenangan tentang hari itu
Tempat itu, aku tidak dapat menghindarinya
Di depan rumah mu, aku berbalik, aku berbalik
Perlahan, perlahan, saat mendekati perpisahan
Perlahan, perlahan, kau terus menjauhkan hati
Aku perlahan akan, perlahan-lahan, mulai percaya Andante

Aku mencoba untuk bertahan melalui itu Tapi aku tidak membantu itu-
Tubuh dingin itu, di depan mata ku
Air mataku menggenang perlahan, perlahan-lahan

Tidak peduli berapa banyak aku kembali mengingatanmu
Kata-kata, aku tidak dapat menghindarinya
Pada akhir perpisahan aku kembali, aku kembali
Perlahan, perlahan, menumpuk emosi
Perlahan, perlahan, yang terkumpul kenangan
Suatu hariaku perlahan-lahan akan, perlahan-lahan melupakannya Andante
Andante

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s